cursor

Thursday, November 15, 2012

GADAI

       Gadai adalah suatu hak yang diperoleh kreditur atas suatu barang bergerak, yang diserahkan kepadanya oleh kreditur, atau oleh kuasanya sebagai jaminan atas utangnya, dan yang memberi wewenang kepada kreditur untuk mengambil penulanasan piutangnya dari barang itu dengan mendahului kreditur-kreditur lain, dengan pengecualian biaya penjualan sebagai pelaksanaan putusan atas tuntutan mengenai pemilikan atau penguasaan, dan biaya penyelamatan barang itu yang di keluarkan setelah barang itu sebagai gadai dan yang harus didahulukan. (Pasal 1150 KUH Perdata)
     
     Hak gadai atas barang bergerak yang berwujud dan atas piutang bahwa timbul dengan cara menyerahkan gadai itu kepada kekuasaaan kreditur atau orang yang memberikan gadai atau yang dikembalikan atas kehendak kreditur.

    Hak gadai hapus apabila gadai itu lepas dari kekuasaan pemegang gadai. Namun bila barang itu hilang atau diambil dari kekuasaannya maka ia berhak untuk menuntutnya kembali menurut Pasal 1977 alenia kedua, dan bila gadai itu telah kembali, maka hak gadai itu dianggap tidak pernah hilang.

    Dalam segala hal bila debitur atau pemberi gadai lali untuk melakukan kewajibannya maka debitur dapat menuntut lewat Pengadilan agar barang gadai itu dijual untuk melunasi utang nya beserta bunga dan biayanya, menurut cara yang akan ditentukan oleh Hakim dalam suatu keputusan, sampai sebesar utang beserta bunga dan biayanya.

No comments:

Post a Comment